Ekosistem Pendidikan Kampus PerDikAn

Kampus Perdikan INSIST merupakan Laboratorium Inovasi Sosial yang terletak di kaki Gunung Merapi, Pakem, Sleman, Yogyakarta. Sebagai bagian dari Indonesian Society for Social Transformation (INSIST), kampus ini adalah kawah candradimuka: ruang godok para aktivis sosial di Indonesia.

Kampus Perdikan INSIST tak hanya menjadi tempat bagi para Dewan Guru Transformasi Sosial di Indonesia. Tapi juga jadi tali simpul bagi para Aktivis Sosial yang tersebar di seluruh penjuru Nusantara. Selain itu, Kampus Perdikan juga masyhur sebagai Kawah Informasi:  ruang maktabah dan pusat referensi.

‎Suasana lereng Gunung Merapi yang sejuk dan minim polusi, serta banyaknya lemari buku sebagai pusat referensi, menjadi satu rangkaian atmosfir intelektual yang langsung terasa, saat berada di Kampus Perdikan INSIST. Banyaknya para pembelajar yang aktif berdiskusi, serta para senior yang telaten mendampingi, kian memperkuat suasana belajar di Kampus Perdikan.

‎Kampus Perdikan INSIST dibina dan diasuh para Dewan Guru Transformasi Sosial Indonesia. Di antaranya; Roem Topatimasang, Toto Rahardjo, Ahmad Mahmudi, dan Noer Fauzi Rachman. Selain itu, Kampus Perdikan juga dihidupkan spirit para senior Aktivisme Sosial Indonesia, yang dengan penuh kedermawanan, mau berbagi pengalaman.

Kampus Perdikan INSIST adalah tempat para pembelajar. Rumah bagi mereka yang terus berinovasi dan tak pernah mau berhenti belajar. Kampus Perdikan adalah penjelas sekaligus ejawantah dari apa yang disebut sebagai “sejak ayunan hingga tanah pemakaman”. 

Di Kampus Perdikan, tidak ada kata “pelatihan” dan bahkan, kegiatan ini tak pernah diadakan. Kampus Perdikan hanya mau mengadakan “pendidikan” dan proses berbagi pengalaman, yang senantiasa terus dilakukan. Sebab, Kampus Perdikan berupaya membangun proses pembelajaran secara manusiawi, bukan hewani.

Ekosistem Kampus Perdikan

‎Sampai saat ini, Kampus Perdikan masih selalu aktif dan terbuka bagi berbagai macam geliat program-program pendidikan. Baik program internal (reguler) maupun eksternal (non-reguler). Khususnya dalam bidang Pendidikan Transformasi Sosial dan Pengorganisasian Rakyat.

Kampus Perdikan memiliki program internal reguler yang dikenal dengan Indonesian Volunteers for Social Movement (INVOLVEMENT). Sementara Pendidikan Pengorganisasian untuk program eksternal non reguler, biasanya diikuti para aktivis NGO dari berbagai penjuru Indonesia.

Dalam berbagai macam konteks fungsi dan proporsi, Kampus Perdikan telah, sedang, dan selalu menjadi “ruang penyepuhan” bagi berbagai macam lembaga sosial dan NGO yang tersebar di seluruh Indonesia. Keberadaannya meneguhkan prinsip bahwa belajar harus dilakukan sepanjang masa.

Suasana Belajar di Kampus Perdikan

Setiap program kegiatan belajar yang dihelat di Kampus Perdikan INSIST, tak pernah meninggalkan tiga tahapan yang cukup dikeramatkan, yaitu Kelas Teori, Penugasan Lapangan, serta Kelas Refleksi dan Permenungan. Tiga tahap pembelajaran ini, menjadi tahapan wajib bagi siapapun yang ingin belajar di Kampus Perdikan.

Mengetahui teori, menguasai lapangan, serta memahami hakekat dari apa yang sedang dikerjakan, adalah tiga tahap keramat yang menjadi ageman penting yang terus dipertahankan sebagai Ekosistem Pendidikan di khazanah Kampus Perdikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top