KABAR DUKA: Edi Kusmaedi Meninggal Dunia

106

Jumat, 11 Desember  2020, siang hari, kami menerima kabar duka bahwa Edi Kusmaedi, staf INSIST dan PerDikAn selama lebih dari sepuluh tahun sejak 2004, telah meninggal dunia di rumahnya di kampung asalnya di dataran tinggi Temanggung, Jawa Tengah. Menurut keluarganya, sudah beberapa minggu sebelumnya dia menjalani perawatan khusus karena gejala kanker pada organ bagian dalam.

Edi Kusmaedi (kanan) bersama Dony Hendrocahyono (kiri) saat melakukan pemantauan lapangan pantai selatan Bantul, Yogyakarta.

Selama masih aktif sebagai staf INSIST dan PerDikAn sampai akhir 2014, Edi bertugas sebagai staf umum serba bisa, khususnya untuk pengadaan barang dan pembangunan prasarana dan sarana fisik. Edi adalah pengawas teknis pembangunan kompleks pusat kegiatan dan sekretariat INSIST di Pakem saat ini, yang juga dikenal sebagai ‘Kampus PerDikAn’. Selama pasca bencana gempa bumi besar tahun 2006 di wilayah Bantul dan Klaten, serta pasca letusan Merapi tahun 2010, Edi banyak berperan sebagai kordinator lapangan kegiatan perbantuan darurat dari Tim Relawan Kemanusiaan (TRK) INSIST.

Edi Kusmaedi, di Sekretariat INSIST di Kampus PerDikAn di Pakem, saat melakukan pemeriksaan pasokan barang-barang bantuan untuk para pengungsi korban bencana letusan Merapi 2010.
Edi Kusmaedi saat menurunkan bantuan bahan bangunan untuk pembangunan rumah korban bencana gempa bumi 2006 di salah satu desa di Klaten, Jawa Tengah.

Beberapa menit setelah menerima kabar duka, Dony Hendrocahyono (Sekretaris Jenderal INSIST dan Ketua Pengurus PerDikAn), bersama Ahmad Chaerudin (Editor Senior INSISTPress) dan Parjono (Staf Administrasi PerDikAn), mewakili kami semua di Kampus PerDikAn, segera berangkat ke Temanggung untuk menyampaikan langsung ucapan belasungkawa kepada keluarga serta membantu prosesi pemakaman jenasah almarhum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gulir ke Atas